Menyiapkan Kiprah Terbaik di Pergantian Tahun

Sejumlah persiapan dilakukan lembaga ini tahun depan. Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya rapar evaluasi dan proyeksi tahun 2020. Prinsipnya kami ingin keberadaan Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng atau LSPT kian dirasakan warga.

Pada pertengahan Desember lalu, selama dua hari seluruh pimpinan, kepala devisi dan staf menyelenggarakan rapat kerja. Lokasinya dengan memanfaatkan kantor yang ada lantaran memang representatif untuk membahas berbagai hal terkait proyeksi kerja dalam setahun mendatang.

“Ada banyak usulan yang disampaikan setiap koordinator devisi untuk khidmah tahun depan,” kata Afif Abdur Rokhim kepada media ini. Direktir LSPT tersebut menjelaskan bahwa setiap devisi diberikan kesempatan merumuskan program apa saja yang relevan untuk dilakukan dalam tahun 2020 yang sudah ada di depan mata.

Disampaikan mahasiswa pascasarjana Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng ini bahwa sebelum hadir di rapat kerja, setiap devisi melakukan rapat komisi untuk merencanakan program kerjanya. Kemudian dari isian yang telah diberikan, maka diputusakan mana yang bisa dilakukan, tentunya dengan mempertimbangkan berbagai hal agar rencana dapat terealisir tanpa kendala.

“Puncaknya, seluruhnya dipaparkan di hadapan pengurus dan karyawan untuk dijelaskan secara rinci. Pada saat yang sama juga diberikan aneka catatan terkait program yang telah disiapkan tersebut,” jelasnya.

Prinsipnya, seluruh kegiatan dan program mengerucuk pada upaya memastikan kian dikenalnya LSPT di mata masyarakat, khsusunya kalangan internal Pesantren Tebuireng. “Dengan demikian, citra bagus yang selama ini melekat kepada lembaga bisa terus dipertahankan dan kian ditingkatkan khidmahnya di dunia nyata dan maya,” ungkapnya.

Karena itu, berbagai terobosan dilakukan dalam upaya memastikan niat suci tersebut. Termasuk dengan memanfaatkan teknologi agar aneka rencana bisa sesuai dengan harapan. “Dari mulai memperkuat institusi, hingga kian mengoptimalkan sejumlah piranti,” terangnya.

 

Melanjutkan Kiprah

Muhammad Rusydi mengemukakan bahwa selama ini ada sejumlah catatan terkait kiprah LSPT. Sebagai sebuah lembaga amil zakat, maka setidaknya ada empat hal pokok yang harus dilakukan. Yang pertama adalah pemberdayaan sosial dan kemanusiaan, pendidikan dan dakwah, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi.

“Dari evaluasi yang kami lakukan, selama ini LSPT lebih fokus kepada pemberdayaan yang kurang produktif,” kata manajer program ini. Dan hal tersebut telah menjadi pertimbangan agar pada tahun mendatang diupayakan keberadaan lembaga dengan kiprahnya akan menyentuh pemberdayaan khususnya di sektor ekonomi.

Salah satu yang menjadi proyeksi ke depan adalah dengan memberdayakan potensi ekonomi warga yang ada di kawasan Dukuh Pokah, Dusun Mangirejo, Wonosalam Jombang. Kebetulan di sana lembaga ini tengah menyiapkan program peduli masjid dengan membuka donasi.

“Sehingga dalam praktiknya nanti, yang kita berdayakan tidak semata pengetahuan dan kesadaran agama warga, tapi lebih dari itu yakni potensi ekonomi bisa juga tergarap dengan baik,” ungkap alumnus Unhasy Tebuireng ini.

Seperti diketahui, kawasan dimaksud memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. Namun dalam sejumlah kasus khususnya kala panen komoditi seperti kopi dan sejenisnya ternyata warga belum bisa benar-benar merasakan manfaat yang maksimal.

“Problemnya, mereka kesulitan menjual panen hasil alam yang melimpah tersebut. Sehingga hal ini menjadi keprihatinan dari LSPT untuk dapat memberikan solusi bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata ayah satu anak ini.

Potensi wali murid atau santri serta alumni juga menjadi pertimbangan utama. “Jangan sampai kita hanya mengandalkan kotak amal yang ada di sekitar lorong Gus Dur, tapi juga mampu menyapa sejumlah alumni dan wali santri yang nota bene memeiliki kepedulian pada aktivitas sosial,” sergahnya.

Berbagai hal tersebut tentu akan semakin ditata sedemikian rupa agar semakin bisa diandalkan di masa mendatang. Bahwa kiprah LSPT selama ini sudah demikian membanggakan, tapi hal itu tidak boleh membuat bangga.

“yang pasti, kami ingin di tahun 2020 nanti keberadaan LSPT semakin dikenal warga, serta kiprahnya kian bermanfaat bagi kalangan yang memang layak dibantu,” pungkasnya. (Syaifullah)