Khitanan Massal Sentuh Warga Mojowarno

Tidak seluruh warga memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan khitanan bagi anak-anaknya. Sejumlah hal jadi pertimbangan, sehingga rencana  menjalankan salah satu perintah agama tersebut agak terlambat ditunaikan.

Berangkat dari hal tersebut, Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng atau LSPT menggelar acara khitanan massal yang melibatkan anak-anak yang berada di kawasan Dusun Tegalsari Desa Weringinpitu, Mojowarno, Jombang. Ada puluhan peserta yang merupakan anak-anak berkenan mengikuti kegiatan yang disambut antusias warga sekitar.

“LSPT menggandeng Jamiyah Mahabbatirrasul dusun setempat dan diselenggarakan pada Kamis tanggal 21 Novermber 2019,” kata Nasrullah dari LSPT.

Pengurus devisi donatur service tersebut menjelaskan bahwa kegiatan sebagai sarana menyapa masyarakat dengan kegiatan yang memang sesuai harapan warga. “Salah satu yang diharapkan dari dialog yang kami lakukan adalah agar LSPT menggelar khitanan massal ini,” kata Anas, sapaan akrabnya.

Dan dengan sejumlah pertimbangan, LSPT akhirnya meluluskan harapan tersebut dengan menggelar kegiatan secara cuma-cuma. Tidak semata mendapatkan layanan secara gratis, para peserta juga memperoleh bingkisan.

Muhammad Kholiq kepada media ini merasa terbantu dengan apa yang diberikan LSPT. Baginya, kegiatan ini sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya mereka yang hidup kekurangan. Dan dengan dilakukan secara bersama-sama, banyak anak yang akhirnya berkenan untuk mengikuti khitnan. Artinya, kalau sendirian pasti akan berbeda dengan khitan yang dilakukan secara bersama.

Ayah dari Muhammad Yusuf yang berprofesi sebagai guru ini menjelaskan turut berkesan dengan agenda khitanan massal. Dirinya berharap akan semakin banyak kegiatan serupa agar kian banyak kalangan ytang terbantu.

“Kami berharap kedepannya LSPT lebih bisa meningkatkn program-program  pengabdian di masyarakat yang salah satunya dalam bentuk khitanan massal seperti ini,” ungkapnya. Apalagi khitan merupakan ibadah yang menyangkut kebersihan dan kesucian seorang Muslim menjelang mereka masuk baligh.

Kegiatan diawali dengan pembacaan shalawat dan pembukaan. Selama kegiatan, tampak para peserta dibimbing dan dilayani dengan ramah oleh LSPT. Kepada anak-anak yang masih ragu, dibesarkan hatinya untuk kian yakin dengan khitanan yang akan dilakukan. Sedangkan kepada orang tua yang mengantar juga disapa dan diucapkan terima kasih, sembari diberikan bingkisan. (Syaifullah)